Categories
Rumah

Kriteria Rumah yang Cocok untuk di Sewa

Kriteria Rumah yang Cocok untuk di Sewa – Renovasi menjadi solusi mewujudkan rumah impian. Namun, di sisi lain, ada hal yang harus dikorbankan sebelum semua mimpi itu terwujud. Selain harus siap menyisihkan dana, Anda juga akan kehilangan waktu nyaman bersama keluarga. Selama renovasi, akan banyak kegiatan pembangunan yang berada dalam lingkungan rumah. Mulai dari pembongkaran, pengakutan material, pengolahan, hingga pembangunan. Semua kegiatan tersebut sedikit banyak akan mempengaruhi aktivitis Anda dan keluarga. Kondisi rumah menjadi berantakan dan suara berisik muncul saat pengerjaan. Keinginan untuk pindah rumah selama proses renovasi pun muncul. Lantas pertimbangan apa saja yang dibutuhkan bila ingin menyewa rumah saat renovasi? Berikut jawabannya!

  • Meningkat Rumah menyangkut penambahan lantai, Bila proses renovasi rumah maka Anda harus siap-siap angkat kaki untuk sementara. Proses meningkat rumah akan membuat lantai bawah minim untuk bisa dimanfaatkan. Bukan hanya soal kotor dan berisik, banyaknya tiang perancah, penyangga cetakan beton lantai atas, yang membuat ruang gerak di lantai bawah berkurang. Terlebih jika proses pengedakan lantai dilakukan secara konvensional, menggunakan adonan beton yang dicetak dengan bekisting tripleks. Kondisi rumah pun kian tak nyaman untuk dihuni bila ada penyuntikan kolom atau penambahan titik pondasi baru.
  • Jenis Material finishing Untuk renovasi yang bersifat , sekadar tampilan, Anda harus memperhatikan jenis material yang digunakan sebelum memutuskan pindah. Walau pekerjaan finishing tergolong mudah, beberapa finishing menghasilkan zat yang berbahaya. Pengecatan ulang dinding atau furnitur dalam ruang misalnya. Bau menyengat (VOC) dari lapisan cat bisa berbahaya jika dihirup dalam waktu lama. Ruangan yang dicat pun harus “didiamkan” minimal 24 jam hingga bau hilang. Untuk pekerjaan tampilan rumah ini, Anda tak perlu untuk sewa rumah. Cukup atur waktu untuk berlibur atau ke rumah saudara saat proses pelapisan dilakukan. Percayakan pengawasan pada mandor atau kontraktor pelaksana.
  • Bongkar Kamar Mandi jadi memaksa Anda pindah Renovasi kamar mandi bisa sementara. Kecuali, Anda memiliki 2 kamar mandi atau lebih yang bisa digunakan. Perubahan jalur pipa adoanan semen dan pelapisan antibocor yang belum kering membuat aktivitas bersih-bersih diri urung dilakukan. Jika memaksakan menggunakan kamar mandi, akan berpotensi memunculkan kebocoran di kemudian hari.
  • Usia dan Kegiatan Anak Anda jadikan pertimbangan saat Usia dan aktivitas anak harus merenovasi rumah. Bila anak masih balita atau menginjak SD, sebaiknya Anda pindah rumah untuk sementara. Banyaknya debu dan material yang berbahaya bisa mengganggu kesehatan si buah hati. Area rumah pun bukan menjadi tempat bermain yang aman. Anak yang sedang dalam masa ujian juga perlu menjadi perhatian. Rumah yang belum rapi dan banyak bahan bangunan yang berserakan akan mempengaruhi konsentrasi anak. Pindah sementara ke rumah keluarga bisa jadi pilihan lainnya.
  • Lokasi Rumah Sewa berdekatan dengan rumah bisa Ketersedian rumah sewa yang menjadi prioritas. Keluarga tak perlu beradaptasi dengan lingkungan baru, pengawasan renovasi pun bisa lebih mudah. Selain itu, pemindahan barang dan perabot rumah juga tak ribet, karena tak perlu keluar dari komplek perumahan. Bila rumah kontrakan berada jauh dari rumah, maka pindah sementara harus Anda pikirakan kembali. Selain adaptasi dan pengawasan, biaya pindahan yang harus dikeluarkan juga lebih besar. Pengawasan dan koordinasi selama proses renovasi pun akan menyita waktu dan biaya yang lebih banyak. Kecuali, proses pengawasan telah dipercayakan kepada kontraktor.
  • Tersedia Genset untuk digunakan, genset sangat penting karena sebagai sumber listrik cadangan saat listrik dari PLN mati. Oleh karenanya pastikan kamu membeli genset di supplier jual genset jakarta yang bergaransi resmi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *