Categories
Berita

4 Perbedaan IELTS dan TOEFL. Mau Pilih Yang Mana?

 

Bagi yang ingin kuliah ke luar negeri atau apply beasiswa, pasti akan dimintai skor TOEFL atau IELTS. Ingin tahu beda keduanya? Yuk ikuti artikel ini

Bahasa asing apa yang kamu kuasai? Hampir semua orang pasti akan menjawab bahasa Inggris. Saat ini bahasa Inggris merupakan bahasa internasional nomor satu, sehingga terasa familiar bagi semua orang.

Dan di sekitar kita pun sangat mudah menemukan orang yang pandai berkomunikasi bahasa Inggris. Apalagi bagi kamu yang tinggal di kota besar atau kota tujuan wisata.

Kalau sekedar bisa berkomunikasi tidaklah sulit. Bergaul dengan orang asing atau sering ngobrol dengan teman yang pintar berbahasa Inggris bisa melancarkan bahasa Inggris.

Tapi kalau kamu ingin tahu seberapa baik bahasa Inggris dengan pengujian yang terukur, mau tidak mau kamu perlu ikut tes seperti TOEFL atau IELTS dan ada baiknya pilihlah tempat kursus IELTS terbaik

Kedua tes ini dipercaya sebagai sistem pengujian terbaik dan paling populer. Terlebih kalau kamu ingin kuliah di luar negeri atau mengajukan beasiswa, maka kamu akan diminta menunjukkan skor dari salah satu tes ini.

Perbedaan IELTS dan TOEFL

Nah lalu apa perbedaan IELTS dan TOEFL? Apa saja yang diujikan dan tes mana yang harus diikuti? Yuk simak penjelasan berikut ini.

 

1.Bagaimana sistem penilaiannya?

 

  • TOEFL

Tes TOEFL yang paling banyak dipakai ada 2 macam, yaitu TOEFL IBT dan TOEFL ITP. Penghitungan skor IBT dan ITP sama-sama dilakukan dengan menjumlah total nilai tiap sesi.

Bedanya, skor TOEFL IBT berkisar 0 sampai 120. Sedangkan TOEFL ITP antara 0 sampai 677. Biasanya seseorang akan dinilai mahir kalau mendapat 90 hingga 100 untuk TOEFL IBT atau 525 sampai 677 untuk TOEFL ITP .

 

  • IELTS

Kalau penilaian TOEFL dilakukan dengan menjumlahkan total skor dari tiap sesi, maka penilaian IELTS berbeda. Skor akhir IELTS diambil dari rata-rata keempat sesi.

Setiap sesi akan dinilai dengan rentang 0 sampai 9. Maka skor akhir pun juga sama, dari 0 sampai 9. Agar dinilai baik, setidaknya kamu harus mencapai nilai 7 dan solusi untuk agar dapat skor tinggi adalah tempat kursus IELTS berkualitas.

 

2. Aksen bahasa Inggris yang digunakan

 

  • TOEFL

TOEFL cenderung menguji kemampuan bahasa Inggris dengan aksen Amerika. Karena itu, skor IELTS umumnya akan diminta kalau mendaftar ke universitas di Amerika atau Kanada.

Untuk universitas favorit, biasanya panitia penerimaan mahasiswa mensyaratkan skor TOEFL (IBT) yang sangat tinggi, yaitu 110.

 

  • IELTS

Sedangkan IELTS akan menguji kemampuan bahasa Inggris dengan aksen British atau Britania. Makanya jangan heran kalau skor IELTS menjadi syarat masuk universitas di negara berbahasa Inggris british. Misalnya di Inggris, Australia, dan Selandia Baru. Untuk masuk universitas terkenal, sebaiknya kalian mampu mencapai skor 7,5.

3.Yang diujikan

 

  • TOEFL

Untuk TOEFL IBT, ada empat sesi tes yang harus diselesaikan, yaitu listening, speaking, reading, dan writing. Dan pengerjaan tes dilakukan dengan komputer.

Adapun TOEFL ITP terdiri dari 3 sesi, yaitu listening comprehension, structure and written expression, serta reading comprehension. Pengerjaan TOEFL ITP dilakukan di atas kertas. Jadi jangan lupa membawa pensil 2B.

Waktu yang disediakan untuk tes TOEFL sekitar 4 jam. Dan soal-soal pada tes TOEFL semuanya pilihan ganda.

  • IELTS

Adapun IELTS juga terdiri dari 4 sesi, yaitu listening, speaking, reading, dan writing. Total waktu yang tersedia untuk tes IELTS sekitar 2 jam 45 menit.

Baca Juga: Resep Ikan Krispi Pedas

Hanya saja jawaban ditulis di atas kertas dan sebagian besar pertanyaan berupa isian. Jarang ada soal pilihan ganda.

Perbedaan IELTS dan TOEFL terasa mencolok di speaking. Berbeda dengan TOEFL dimana kamu berbicara melalui headset dan rekaman dikirim ke tim penilai.

Pada IELTS kamu akan dihadapkan langsung dengan penguji. Kamu akan mendapat pertanyaan mengenai diri sendiri dan topik yang ditentukan penguji.

4.Lebih sulit mana?

Tes TOEFL dan IELTS sebenarnya memiliki bobot yang hampir sama. Kalau urusan mana yang lebih sulit, setiap orang bisa berbeda-beda.

Misalnya saja, ada yang lebih suka dengan soal isian dan dikerjakan tertulis. Maka mungkin saja dia lebih nyaman dengan IELTS.

Dan walau semua soal TOEFL pilihan ganda, bukan berarti lebih mudah. Karena ada banyak jawaban yang hampir sama. Kalau tidak hati-hati dan kurang persiapan, dapat dipastikan akan kesulitan menjawabnya.

Selain itu, typical soal IELTS diperuntukkan untuk umum. Sehingga cocok bagi kamu yang tidak familiar dengan teks akademik.

Sedangkan TOEFL memang khusus untuk keperluan akademik, sehingga kamu akan berhadapan dengan soal dengan teks bergaya akademik.

Nah demikian tadi 4 perbedaan IELTS dan TOEFL. Kalau kamu berencana ikut salah satu tes tersebut, mulailah persiapan dari sekarang.

Kamu bisa mulai dengan mencoba berlatih soal atau ikut kursus persiapan. Jangan sampai mendapat skor mengecewakan hanya karena kurang persiapan. Nah, selamat berlatih!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *