Categories
Berita

Teknologi Pesawat Terbang Tanpa Awak (Drone) – Semakin Dekat dengan Beragam Industri

Teknologi Pesawat Terbang Tanpa Awak (Drone) – Semakin Dekat dengan Beragam Industri

Drone atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV) adalah sebuah terobosan baru dalam dunia teknologi dan militer yang saat ini sedang hangat diperbincangkan. Teknologi Drone sendiri merupakan pesawat tanpa pilot yang dikendalikan jarak jauh secara otomatis lewat perangkat komputer yang dirancang secara khusus. Pada awalnya, Teknologi Drone hanya berupa pesawat yang bisa dikendalikan jarak jauh saja, namun saat ini mulai banyak diterapkan sistem otomatis.

Sumber : Gigapurbalingga

Melalu sistem yang dimiliki Drone, pengangkutan akan menjadi lebih praktis dan cepat, dapat menjang kau daerah terpencil sekalipun dan yang terpenting adalah minimnya human error. Pada awalnya, Drone dipakai oleh satuan militer Amerika Serikat saat melakukan misi penyerangan ke Irak. Setelah itu, Drone semakin mengalami perkembangan dan mulai diterapkan dalam kebutuhan bisnis. Apa yang Menarik dari Teknologi Drone Seperti teknologi robot lainnya, teknologi Drone ini menarik perusahaan raksasa seperti Google dan Amazon karena dapat membuat perusahaan tersebut dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi risiko kecelakaan dan menekan biaya operasional perusahaan.

Hingga sekarang, teknologi Drone telah diterapkan dalam sektor bisnis melalui beberapa layanan, seperti bantuan kesehatan bersifat darurat, eksplorasi lokasi mineral, minyak dan tambang, pengawasan keamanan sampai digunakan untuk membantu pembuatan  lm. Bentuk Drone Drone memiliki desain yang akan mengingatkan Anda dalam berbagai teknologi canggih yang ditemukan dalam tayangan  lm Science Fiction. Pada umumnya, teknologi Drone dirancang dalam bentuk multirotor atau sejenis kendaraan yang memiliki empat rotor penggerak.

Pemanfaatan Drone Sebarkan Internet Google yang baru mengakuisisi produsen drone Titan Aerospace, mengumumkan akan membuat pesawat Drone dapat membawa alat kamera dan peralatan komunikasi nirkabel agar dapat memancarkan sinyal internet ke daerah yang masih “of ine.” Inilah misi utama Google membeli Titan Aerospace menyebarkan akses internet ke daerah yang belum ada akses internet. Google sebelumnya juga memiliki proyek dengan misi serupa, yang disebut Project Loon. Hanya saja Project Loon memanfaatkan balon udara yang terbang tinggi untuk memancarkan sinyal internet.

Google akan menggabungkan kedua tim sehingga teknologi Titan Aerospace dan Project Loon dapat mengembang tugas komunikasi. Kolaborasi teknologi ini diharapkan bisa menghasilkan algoritma pemrograman komputer untuk memantau arah angin hingga memprediksi cuaca, memotret bumi dengan resolusi tinggi untuk  tur navigasi dan pemetaan Google Maps. Mengirim Barang Amazon telah mengembangkan teknologi itu untuk pengiriman barang Melalui Drone. Pengiriman barang menggunakan drone merupakan impian CEO Amazon, Jeff Bezos.

Rencana penggunaan Drone untuk pengiriman barang oleh Amazon ini dipaparkan oleh CEO Amazon, Bezos memaparkan hal itu melalui surat tahunan yang ditujukan kepada para pemegang saham. FAA mengetahuinya dan langsung mengkaji hal itu. Dilansir Daily Mail, Rabu 18 agustus 2014, Bezos mengatakan akan mengimplementasikan Drone untuk pengiriman paket barang kepada konsumennya tanpa dikenakan biaya. Perusahaan online shopping terbesar di dunia itu menyebut drone buatan mereka sebagai octocoptors. Octocoptors akan menggantikan tenaga manusia dalam pengiriman barang, dan juga mempersempit waktu pengiriman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *